Umur Panjang, Pahala Berdatangan

Image
Umur Panjang, Pahala Berdatangan Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL Allah memberikan kepada manusia umur yang rata-rata berkisar 70 hingga 90 tahun. Maka, yang terpenting bukan panjangnya usia, tetapi bagaimana kita mengisinya dengan kualitas dan kebaikan . Prof. Ridwan mengingatkan bahwa setiap kita perlu mempersiapkan hal hal berikut: 1. M enciptakan cerita hidup yang baik , sebagaimana kisah Tgk. Yusuf yang diceritakan oleh Bupati Aceh Tengah. Dia memiliki kenangan di Kelupak Mata ini. Sehingga ia masih di kenang.  Seseorang yang hidupnya penuh nilai dan teladan akan terus dikenang bahkan setelah ia meninggal dunia. Kisah-kisah kebaikan orang-orang terdahulu masih kita ceritakan hingga hari ini—misalnya kaum Anshar yang membantu kaum Muhajirin. Begitu besarnya pahala bagi mereka yang kebaikannya terus disebut meski telah tiada. 2. Menguatkan Kebersamaan Kebersamaan lahir dari hati yang baik. Hati yang bersih akan memanjangkan umur melalui silaturrahim yang erat . Ketika hati te...

APA YANG HARUS DIBINA DALAM BULAN RAMADHAN

 

ANWAR, RAZU, RAMADHAN 2022, Ramadhan1443 H,

ANWAR, M. Pd
Bersama RRI
PROGRAM KULTUM RAMADHAN 1443 H/ 2022 M

1.       Sarana Tarbiyah Ruhiyyah atau Pembinaan Sepiritual

Puasa mendidik manusia dalam beriabadah kepada Allah SWT. Setiap ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT selain perintah kewajiban ibadah tersebut juga merupakan jalan untuk membersihkan jiwa dari hal-hal yang melumuri jiwa. Ruhiyyah diciptakan oleh Allah SWT bukan dari benda maka makanannyapun buka dari benda. Ruhiyyah itu makanannya adalah Ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT. Seperti Shalat, Zakat, Dzikir dan ibadah lainnya.

Ketika seorang hamba berdzikir kepada Allah SWT. Maka makanannya akan terpenuhi sehingga ia akan mendapatkan ketenangan jiwa. ketenangan jiwa atau muthmainnah akan membawa pada peribadi yang berakhlak mulia. Kemulian akhlak tersebut merupakan manifestasi dari khulwatul iman atau kelezatan iman.

 

2.        Sarana Tarbiyah Khuluqiyyah atau Pembinaan Akhlak

Puasa mendidik manusia supaya memiliki akhlak yang mulia. Sabar, jujur, ikhlas dan tegar terhadap apa yang diperintahkan oleh Allah SWT. Pembinaan tersebut diraih dalam bulan ramadhan. Ketika seseorang beribadah dalam bulan ramadhan ia sangat hati-hati dalam bertindak seperti bertutur kata, melihat dan mendengar lain sebagainnya. Hal ini karena upaya kita supaya pahala puasa kita tidak merugi.

Upaya dalam menjaga setiap perilaku merupakan pendidikan yang didapatkan dalam bulan ramadhan. Dalam sebuah hadits qudsi Rasulullah SAW bersabda Bahwa orang-orang yang berpuasa wajib meninggalakan perbuatan-perbuatan yang buruk, segala perilakunya harus tercermin dengan budi pekerti yang luhur, ia harus menjaga diri, jangan sampai melakukan gibah gosip atau membicarakan hal-hal yang tidak berguna yang dapat mengurangi pahala puasanya.

 

3.        Ramadhan sebagai Sarana pembinaan Jihad

Ramadhan sebagai pembinaan jihad terhadap diri sendiri. Jihad dalam memerangi diri sendiri untuk melawan hawa nafsu. Tujuan pembinaan ini adalah untuk menjadikan kita menjadi hamba-hamba yang bertaqwa. Ketika seseorang mampu melawan nafsu yang buruk maka berearti keimanannya telah menang darinya. Derajat ketaqwaan juga akan bertambah. Sebaliknya ketika seorang hamba kalah dengan hawa nafsunya maka ia akan lebih rendah dari pada binatang ternak. Dengan kata lain bulan ramaadhan adalh sara untuk berjihad untuk memerangi hawa nafsu tersebut.

Wallahu'alam

Selasa, 1 Ramadhan 1443H/ 05 April 2022

https://www.youtube.com/watch?v=DPJDN13X09g 

Comments

Popular posts from this blog

Berita Bohong

Sinergi Dakwah dan Kepedulian Sosial untuk Generasi yang Lebih Baik

Umur Panjang, Pahala Berdatangan