Posts

Showing posts from January 2, 2025

Umur Panjang, Pahala Berdatangan

Image
Umur Panjang, Pahala Berdatangan Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL Allah memberikan kepada manusia umur yang rata-rata berkisar 70 hingga 90 tahun. Maka, yang terpenting bukan panjangnya usia, tetapi bagaimana kita mengisinya dengan kualitas dan kebaikan . Prof. Ridwan mengingatkan bahwa setiap kita perlu mempersiapkan hal hal berikut: 1. M enciptakan cerita hidup yang baik , sebagaimana kisah Tgk. Yusuf yang diceritakan oleh Bupati Aceh Tengah. Dia memiliki kenangan di Kelupak Mata ini. Sehingga ia masih di kenang.  Seseorang yang hidupnya penuh nilai dan teladan akan terus dikenang bahkan setelah ia meninggal dunia. Kisah-kisah kebaikan orang-orang terdahulu masih kita ceritakan hingga hari ini—misalnya kaum Anshar yang membantu kaum Muhajirin. Begitu besarnya pahala bagi mereka yang kebaikannya terus disebut meski telah tiada. 2. Menguatkan Kebersamaan Kebersamaan lahir dari hati yang baik. Hati yang bersih akan memanjangkan umur melalui silaturrahim yang erat . Ketika hati te...

Nasihat Diri: Renungkan Kasih-Nya yang Tak Bertepi

Image
Bersyukur dan Bermuhasabah Diri saat Menerima Nikmat Allah SWT. Betapa besar kasih Allah SWT, hingga saat kita durhaka pun, rahmat-Nya tetap tercurah. Saat hati lupa bersyukur, tangan kita sibuk bermaksiat, dan lisan tak henti mengeluh, Allah masih memberi rezeki tanpa henti. Bahkan rezeki itu mengalir ke rumah tangga kita, mencukupi kebutuhan keluarga, dan membawa keberkahan yang tak terhitung.   Dan kini, Allah berikan nikmat luar biasa: kelulusan PNS, PPPK, Polisi, TNI, Naik Pangkat, sampai tingkat tertinggi seperti Bupati, Gubernur dan Presiden. Sampai pintu rezeki yang lebih besar, amanah yang penuh tanggung jawab. Tapi renungkanlah, wahai diri, apakah nikmat ini mampu engkau jaga dengan hati yang tulus dan ikhlas? Sungguh, nikmat bukan sekadar hadiah, tapi ujian untuk membuktikan sejauh mana engkau bersyukur. Mampukah engkau:   Menggunakan nikmat ini untuk kebaikan?   Menjaga amanah ini dengan bekerja sepenuh hati?   Tetap tawadhu dan berser...